Tetap perbarui informasi Anda dengan kabar terbaru, pengumuman penting, dan artikel pendidikan dari Dinas Pendidikan.
Kota Solok, 12 Oktober 2026 — Guru BSM jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kota Solok mengikuti Seminar Kubuang 13 yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Kota Solok pada Senin (12/10/2026). Kegiatan bertema “Menelusuri Jejak Kubuang Tigo Baleh: Etnohistoris Konfederasi Adat Solok dan Analisis Nilai Filosofisnya” ini merupakan bagian dari rangkaian Semarak Event Rang Solok Baralek Gadang.Keikutsertaan guru BSM SD dan SMP dalam seminar ini menjadi salah satu upaya untuk memperluas wawasan tenaga pendidik mengenai sejarah, adat, dan nilai-nilai filosofis yang berkembang dalam masyarakat Minangkabau, khususnya di Kota Solok. Pemahaman terhadap sejarah dan budaya lokal diharapkan dapat menjadi bekal bagi guru dalam mengenalkan serta menanamkan nilai-nilai kearifan lokal kepada peserta didik melalui proses pembelajaran di sekolah.Seminar Kubuang 13 menghadirkan dua narasumber, yaitu Prof. Nusyirwan Effendi dan Dr. Dalmenda, Datuak Pamuncak Alam, yang membahas perspektif sejarah, etnohistoris, serta nilai-nilai filosofis dalam adat dan kebudayaan masyarakat Solok. Kegiatan ini dimoderatori oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Solok, Desrifahmi, M.Pd., serta dihadiri oleh Ketua KAN, LKAM, Bundo Kanduang, para ninik mamak, Kepala Dinas Pariwisata, dan Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Solok.Melalui keikutsertaan guru BSM SD dan SMP se-Kota Solok dalam Seminar Kubuang 13, diharapkan pemahaman tentang sejarah dan budaya daerah semakin meningkat serta dapat diteruskan kepada generasi muda melalui dunia pendidikan. Kegiatan ini sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah, tokoh adat, dan tenaga pendidik dalam melestarikan warisan budaya Minangkabau sebagai bagian dari identitas masyarakat Kota Solok, sejalan dengan semangat pelaksanaan Rang Solok Baralek Gadang.
Dinas Pendidikan Kota Solok bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan melaksanakan sosialisasi lanjutan mengenai program jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pendidik dan tenaga kependidikan PAUD. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari kerja sama BPJS Ketenagakerjaan dengan HIMPAUDI dan IGTKI Kota Solok dalam upaya memberikan perlindungan kepada guru PAUD. Sosialisasi ini bertujuan meningkatkan pemahaman satuan PAUD mengenai manfaat jaminan kecelakaan kerja serta teknis kepesertaan dan kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan.Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat, 2 Oktober 2026, bertempat di Aula Dinas Pendidikan Kota Solok tersebut diikuti oleh kepala satuan PAUD se-Kota Solok, Ketua HIMPAUDI dan IGTKI, serta penilik dan pengawas PAUD. Tim BPJS Ketenagakerjaan memberikan penjelasan mengenai manfaat Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), teknis kepesertaan, pembayaran iuran, serta mekanisme memperoleh manfaat apabila terjadi kecelakaan yang berkaitan dengan pekerjaan. Dijelaskan pula bahwa perlindungan program berlaku sesuai ketentuan BPJS Ketenagakerjaan, termasuk kecelakaan yang terjadi saat melaksanakan pekerjaan pada jam kerja maupun dalam perjalanan yang berkaitan dengan pekerjaan.Kepala Bidang PAUD dan PNF Dinas Pendidikan Kota Solok, Bapak Firdaus, S.IP., M.M., mendorong seluruh satuan PAUD untuk mendukung dan menindaklanjuti kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan karena program tersebut memberikan manfaat dan perlindungan bagi guru PAUD. Menurutnya, perlindungan bagi pendidik merupakan bagian penting dalam mendukung keberlangsungan layanan PAUD yang berkualitas. Sosialisasi kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif, dengan para kepala satuan PAUD antusias menyampaikan pertanyaan terkait manfaat program, teknis kerja sama, pembayaran iuran, serta prosedur apabila terjadi kecelakaan kerja.Melalui kegiatan ini, diharapkan pemahaman satuan PAUD terhadap pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan semakin meningkat dan kerja sama dapat ditindaklanjuti secara optimal. Sinergi antara Dinas Pendidikan Kota Solok, BPJS Ketenagakerjaan, HIMPAUDI, dan IGTKI diharapkan terus terjalin dalam memperluas perlindungan bagi pendidik dan tenaga kependidikan PAUD. Dengan adanya perlindungan tersebut, guru PAUD diharapkan dapat menjalankan tugas dengan lebih aman dan nyaman dalam memberikan layanan pendidikan yang berkualitas bagi anak-anak.
Kota Solok, 29 September 2026 — Bunda PAUD Kecamatan Tanjung Harapan melaksanakan sosialisasi mengenai *manfaat Kartu Identitas Anak (KIA)* kepada orang tua dan lingkungan satuan pendidikan di *PAUD Anak Ku Sayang*.Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan pemahaman orang tua mengenai pentingnya KIA sebagai identitas resmi anak, sekaligus mendukung kelengkapan administrasi peserta didik sejak usia dini.P1307201.webp 2.03 MBDalam sosialisasi tersebut, Bunda PAUD Kecamatan Tanjung Harapan menyampaikan bahwa kepemilikan KIA dapat membantu melengkapi identitas anak dalam berbagai kebutuhan administrasi, termasuk pendataan dan administrasi siswa di satuan pendidikan.“Kartu Identitas Anak (KIA) sangat penting bagi anak, termasuk dalam mendukung kelengkapan administrasi siswa. Dengan memiliki identitas yang jelas dan tercatat, proses pendataan dan pelayanan administrasi anak dapat dilakukan dengan lebih mudah dan tertib. Kami mengajak para orang tua untuk memastikan anak-anak kita memiliki KIA sebagai bagian dari kelengkapan administrasi dan pemenuhan hak anak,” ujar Bunda PAUD Kecamatan Tanjung Harapan.Kegiatan di *PAUD Anak Ku Sayang* tersebut turut didampingi oleh *Bunda PAUD Kelurahan se-Kecamatan Tanjung Harapan, Penilik, serta Tim Pokja Bunda PAUD*. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan adanya kolaborasi dalam memberikan edukasi kepada orang tua terkait pentingnya dokumen identitas bagi anak.Selain mendukung tertib administrasi, data identitas anak yang lengkap juga dapat membantu satuan pendidikan dalam melakukan pendataan peserta didik secara lebih tertib, akurat, dan sesuai dengan dokumen kependudukan.Melalui kegiatan ini, para orang tua diharapkan semakin memahami pentingnya kepemilikan KIA dan turut berperan aktif dalam melengkapi dokumen administrasi anak sejak usia dini.*Dinas Pendidikan Kota Solok* terus mendorong sinergi antara satuan pendidikan, Bunda PAUD, pemerintah kecamatan dan kelurahan, penilik, serta orang tua dalam mendukung tertib administrasi dan pemenuhan hak anak di Kota Solok.
Bunda PAUD Kota Solok bersama Tim Pokja Bunda PAUD Kota Solok yang pusat kegiatannya berada di Dinas Pendidikan Kota Solok berkomitmen untuk terus mendorong terwujudnya layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang berkualitas, aman, dan ramah anak. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Gerakan Bunda PAUD Masuk Sekolah, sebagai upaya untuk memantau perkembangan layanan PAUD sekaligus memperkuat sinergi dengan satuan pendidikan.Melalui gerakan ini, Bunda PAUD Kota Solok Ny. Dona Ramadhani Kirana Putra bersama Bunda PAUD Kecamatan dan Bunda PAUD Kelurahan turun langsung mengunjungi satuan PAUD di Kota Solok. Kehadiran Bunda PAUD tidak hanya untuk memberikan motivasi, tetapi juga menyampaikan edukasi dan sosialisasi mengenai pencegahan kekerasan terhadap anak, penerapan pendidikan ramah anak, pembentukan lingkungan belajar yang aman, serta berbagai hal yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.Pada 24 Juli 2026, Ny. Dona Ramadhani Kirana Putra selaku Bunda PAUD Kota Solok didampingi Bunda PAUD Kelurahan Simpang Rumbio, penilik sekolah, serta Tim Pokja Bunda PAUD Kota Solok melaksanakan kunjungan ke satuan PAUD Mawaddah yang berada di kelurahan Aro IV Korong Kota Solok. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pemahaman pendidik dan masyarakat mengenai pentingnya pencegahan kekerasan terhadap anak serta mendorong pelaksanaan wajib belajar 1 tahun prasekolah sebagai bagian dari kesiapan anak memasuki pendidikan dasar.Gerakan Bunda PAUD Masuk Sekolah diharapkan dapat menjadi langkah berkelanjutan dalam memastikan setiap anak di Kota Solok memperoleh layanan PAUD yang berkualitas, aman, nyaman, dan menyenangkan. Melalui kolaborasi antara Bunda PAUD, Dinas Pendidikan, satuan pendidikan, penilik, orang tua, dan berbagai pihak terkait, pemantauan serta penguatan layanan PAUD dapat dilakukan secara lebih dekat dan berkesinambungan.
Menjadi suatu kehormatan dan kebanggaan bagi Kota Solok, khususnya Bidang PAUD dan PNF Dinas Pendidikan Kota Solok, ketika Ny. Dona Ramadhani Kirana Putra, S.Tr.Keb., MKM., dipercaya menjadi narasumber dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh BBPMP Provinsi Sumatera Barat pada 24 Juli 2026. Dalam kegiatan tersebut, Kota Solok berkesempatan berbagi pengalaman dan praktik baik dalam menguatkan peran Bunda PAUD sebagai penggerak dan penghubung lintas sektor menuju Wajib Belajar 13 Tahun dan terwujudnya Generasi Emas Indonesia.Kegiatan yang dilaksanakan oleh BBPMP Provinsi Sumatera Barat tersebut memberikan ruang bagi Kota Solok untuk menyampaikan berbagai pengalaman dalam membangun sinergi antara Bunda PAUD, pemerintah, satuan pendidikan, masyarakat, serta berbagai mitra. Peserta kegiatan terdiri atas penilik, Kepala Bidang PAUD, serta Pokja Bunda PAUD kabupaten/kota se-Provinsi Sumatera Barat. Melalui forum ini, berbagai praktik baik dapat menjadi bahan pembelajaran dan inspirasi dalam memperkuat layanan pendidikan anak usia dini di daerah masing-masing.Dalam pemaparannya, Ny. Dona menekankan pentingnya peran Bunda PAUD dalam mendorong keterlibatan seluruh mitra dan masyarakat untuk bersama-sama memberikan perhatian terhadap pendidikan anak usia dini. Bunda PAUD juga mendorong Bunda PAUD kecamatan dan kelurahan agar terus berperan aktif dalam meningkatkan kualitas pendidikan bagi anak usia dini dengan mengedepankan prinsip ramah anak, pemenuhan hak-hak anak, serta menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, sehat, dan menyenangkan bagi tumbuh kembang anak.Selain penguatan layanan pendidikan, sinergi lintas sektor juga diarahkan untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang berkaitan dengan anak usia dini secara bersama-sama. Di antaranya melalui upaya pencegahan kekerasan terhadap anak, penanganan dan pencegahan stunting, pemenuhan kebutuhan anak dan keluarga, serta berbagai bentuk dukungan lainnya. Praktik baik Kota Solok tersebut menunjukkan bahwa keberhasilan pendidikan anak usia dini membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, sehingga Bunda PAUD dapat menjadi penggerak sekaligus penghubung dalam membangun ekosistem pendidikan yang berpihak pada kepentingan terbaik bagi anak.
Dinas Pendidikan Kota Solok sebagai pusat pelayanan pendidikan, khususnya melalui Bidang PAUD dan PNF, terus berupaya meningkatkan kualitas layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Upaya tersebut dilakukan melalui berbagai program serta penguatan sinergi dengan Bunda PAUD Kota Solok, Bunda PAUD Kecamatan, dan Bunda PAUD Kelurahan di seluruh wilayah Kota Solok.Kolaborasi ini menjadi bagian penting dalam mendukung penyelenggaraan PAUD yang berkualitas. Melalui Tim Pokja Bunda PAUD, berbagai kegiatan terus didorong dengan melibatkan Bunda PAUD hingga tingkat kecamatan dan kelurahan untuk hadir secara langsung di satuan PAUD. Kehadiran tersebut diharapkan dapat memberikan dukungan, motivasi, pemantauan, sekaligus membuka ruang koordinasi terkait berbagai kebutuhan dan tantangan yang dihadapi satuan PAUD.Salah satu kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Bunda PAUD Kecamatan Lubuk Sikarah yang didampingi Bunda PAUD Kelurahan KTK dengan mengunjungi PAUD Nurut Taqwa yang berada di Kelurahan KTK, Kota Solok. Kunjungan ini bertujuan memberikan sosialisasi tentang pencegahan kekerasan terhadap anak, memperkenalkan program Wajib Belajar 13 Tahun (Wajar 13 Tahun), serta memberikan pembinaan mengenai pentingnya menerapkan pola hidup bersih dan sehat sejak usia dini.Kegiatan kunjungan secara langsung juga menjadi kesempatan bagi Bunda PAUD untuk berinteraksi dengan guru, pengelola, orang tua, dan anak-anak. Dengan melihat kondisi satuan PAUD secara langsung, berbagai kebutuhan dan permasalahan yang ada dapat diketahui sehingga dapat dikoordinasikan dengan pihak terkait untuk mendapatkan dukungan dan tindak lanjut yang diperlukan.Selain memberikan sosialisasi, kehadiran Bunda PAUD di satuan pendidikan diharapkan mampu memberikan motivasi kepada para pendidik dan pengelola agar terus meningkatkan kualitas layanan. Pendekatan secara langsung juga menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi dan kerja sama yang lebih erat antara pemerintah, satuan pendidikan, keluarga, dan masyarakat.Sinergi antara Dinas Pendidikan Kota Solok, Bunda PAUD Kota Solok, Bunda PAUD Kecamatan dan Kelurahan, serta Tim Pokja Bunda PAUD terus diperkuat untuk menciptakan layanan PAUD yang aman, sehat, inklusif, menyenangkan, dan sesuai dengan kebutuhan tumbuh kembang anak.Kehadiran Bunda PAUD di lapangan bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi wujud nyata kepedulian melalui upaya untuk melihat, mendengar, mendampingi, dan bergerak bersama satuan PAUD. Dengan kolaborasi yang berkelanjutan, diharapkan kualitas pendidikan anak usia dini di Kota Solok semakin baik dan mampu menjadi fondasi bagi tumbuhnya generasi yang sehat, berkarakter, dan unggul
Komitmen meningkatkan kualitas layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kota Solok terus dilakukan melalui berbagai langkah strategis. Salah satu upaya tersebut diwujudkan dengan memperkuat perlindungan dan kesejahteraan para pendidik PAUD melalui kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan.Upaya tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara HIMPAUDI Kota Solok dan IGTK Kota Solok bersama BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kota Solok. Kegiatan yang berlangsung pada 17 Juli 2026 di Kantor Dinas Pendidikan Kota Solok ini menjadi salah satu bentuk sinergi dalam memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi guru PAUD.Penandatanganan MoU dilakukan oleh Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kota Solok, Bapak Arif Sabara, bersama perwakilan HIMPAUDI dan IGTK Kota Solok, serta diketahui oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Solok. Kerja sama ini diharapkan dapat memberikan rasa aman dan perlindungan kepada guru PAUD dalam menjalankan tugasnya sebagai pendidik.Dengan adanya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, para guru PAUD diharapkan dapat melaksanakan tugas dengan lebih tenang, nyaman, dan profesional. Perlindungan tersebut juga menjadi bentuk perhatian terhadap dedikasi guru PAUD yang memiliki peran penting dalam mendampingi tumbuh kembang anak, membangun karakter, serta meletakkan dasar pendidikan sejak usia dini.Dinas Pendidikan Kota Solok memandang bahwa peningkatan mutu layanan PAUD tidak hanya berkaitan dengan proses pembelajaran dan ketersediaan sarana pendidikan, tetapi juga perlu diiringi dengan perhatian terhadap kesejahteraan dan perlindungan tenaga pendidik.Melalui sinergi antara Dinas Pendidikan Kota Solok, BPJS Ketenagakerjaan, HIMPAUDI, dan IGTK, diharapkan semakin banyak guru PAUD yang mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk mewujudkan layanan PAUD yang berkualitas, berkelanjutan, serta mendukung lahirnya generasi Indonesia yang unggul sejak usia dini.
WhatsApp Image 2026-09-23 at 10.27.16.jpeg 122.31 KBKota Solok, 23 September 2026 — Dalam rangka meningkatkan kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) dalam kesiapsiagaan menghadapi bencana serta memberikan Layanan Dukungan Psikososial (LDP), Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Sumatera Barat melaksanakan Training of Trainers (TOT) Fasilitator Daerah Kesiapsiagaan Bencana dan Layanan Dukungan Psikososial (LDP) di Kota Solok.Kegiatan yang berlangsung pada 21–23 September 2026 ini dilaksanakan secara serentak di sejumlah lokasi dan satuan pendidikan di Kota Solok, dengan peserta dari berbagai jenjang pendidikan sesuai dengan lokasi dan sasaran kegiatan.P1296767.webp 2.89 MBSalah satu lokasi pelaksanaan adalah Aula Dinas Pendidikan Kota Solok, yang secara khusus menjadi tempat pelaksanaan kegiatan bagi GTK jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).WhatsApp Image 2026-09-23 at 10.27.17.jpeg 92.11 KBSementara itu, kegiatan dengan tema dan tujuan serupa juga dilaksanakan di sejumlah satuan pendidikan lainnya, di antaranya SDN 05 VI Suku, SMPN 2 Kota Solok, SMPN 4 Kota Solok, dan SMPN 5 Kota Solok.Pelaksanaan kegiatan di beberapa lokasi tersebut merupakan bagian dari upaya memperluas penguatan kapasitas GTK agar satuan pendidikan di Kota Solok memiliki kesiapan dalam menghadapi berbagai potensi bencana.Pada pelaksanaan di Aula Dinas Pendidikan Kota Solok, peserta dari jenjang PAUD/TK mendapatkan pembekalan mengenai kesiapsiagaan bencana dan Layanan Dukungan Psikososial.Hal ini menjadi penting karena anak usia dini membutuhkan perhatian dan pendampingan khusus dalam menghadapi situasi darurat. Guru dan tenaga kependidikan diharapkan mampu memberikan perlindungan, menciptakan rasa aman, serta mendampingi peserta didik selama dan setelah terjadi bencana.Kegiatan di Aula Dinas Pendidikan menghadirkan narasumber, di antaranya Bismil Fattullah dan Megi Desfita dari Dinas Pendidikan.Bismil Fattullah menyampaikan bahwa kesiapsiagaan perlu dipersiapkan sebelum bencana terjadi. Menurutnya, GTK memiliki peran penting dalam memastikan keselamatan peserta didik serta membantu menciptakan lingkungan satuan pendidikan yang siap menghadapi kondisi darurat.“Kesiapsiagaan tidak hanya berbicara tentang tindakan ketika bencana terjadi, tetapi juga bagaimana kita mempersiapkan satuan pendidikan sejak sebelum bencana. Guru dan tenaga kependidikan harus mengetahui langkah yang tepat agar dapat memberikan perlindungan kepada peserta didik,” ujarnya.Sementara itu, Megi Desfita menekankan pentingnya aspek psikososial dalam penanganan bencana. Menurutnya, peserta didik yang terdampak bencana membutuhkan dukungan agar dapat kembali merasa aman dan mampu mengikuti proses pembelajaran dengan baik.“Dalam situasi bencana, keselamatan fisik merupakan hal yang utama, tetapi dukungan psikososial juga tidak kalah penting. Anak-anak membutuhkan pendampingan dan rasa aman agar proses pemulihan dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.Pelaksanaan di Berbagai Jenjang PendidikanSelain pelaksanaan khusus jenjang PAUD/TK di Aula Dinas Pendidikan Kota Solok, kegiatan serupa juga dilaksanakan di SMPN 4 Kota Solok, SMPN 5 Kota Solok, dan SMPN 2 Kota Solok.Dengan pelaksanaan di berbagai lokasi, kegiatan TOT diharapkan dapat menjangkau lebih banyak GTK dan memperkuat kesiapsiagaan satuan pendidikan secara menyeluruh.Penguatan tersebut mencakup kemampuan dalam melakukan pencegahan dan mitigasi risiko bencana, kesiapan menghadapi kondisi darurat, penyelamatan dan perlindungan peserta didik, hingga dukungan psikososial pada masa pemulihan.Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu menjadi penggerak dan fasilitator kesiapsiagaan bencana di satuan pendidikan masing-masing serta meneruskan pengetahuan yang diperoleh kepada warga satuan pendidikan lainnya.Kegiatan TOT yang berlangsung selama tiga hari ini menjadi bagian dari kolaborasi dalam membangun satuan pendidikan yang aman, tangguh, siap menghadapi bencana, dan mampu memberikan dukungan kepada peserta didik dalam setiap tahapan penanggulangan bencana.Dinas Pendidikan Kota SolokBersama Membangun Satuan Pendidikan yang Aman, Tangguh, dan Siap Menghadapi Bencana.
Ny. Dona Ramadhani Kirana Putra, S.Tr.Keb., MKM merupakan Bunda PAUD Kota Solok yang memiliki peran penting dalam mendukung pengembangan pendidikan anak usia dini di Kota Solok. Dalam menjalankan perannya, Bunda PAUD hadir sebagai penggerak yang mendorong perhatian dan kepedulian berbagai pihak terhadap pemenuhan hak, tumbuh kembang, kesehatan, gizi, serta pendidikan anak usia dini.Sebagai Bunda PAUD Kota Solok, Ny. Dona Ramadhani Kirana Putra aktif mendorong terwujudnya layanan PAUD yang berkualitas, inklusif, ramah anak, dan berorientasi pada kebutuhan anak. Keterlibatan tersebut diwujudkan melalui berbagai kegiatan bersama satuan PAUD, pendidik, anak, dan orang tua, termasuk penguatan PAUD Holistik Integratif, pencegahan stunting, perlindungan anak, serta peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pendidikan anak usia dini.Dalam mewujudkan PAUD berkualitas, Bunda PAUD Kota Solok terus membangun kolaborasi dan kerja sama dengan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, Dinas Pendidikan, Pokja Bunda PAUD, Bunda PAUD kecamatan dan kelurahan, pendidik, orang tua, masyarakat, hingga berbagai mitra terkait. Sinergi tersebut menjadi kekuatan bersama untuk memperluas dukungan terhadap program PAUD dan memastikan berbagai upaya peningkatan kualitas layanan dapat berjalan secara berkelanjutan.Masyarakat, pendidik, dan orang tua juga diajak untuk mengikuti setiap kegiatan Bunda PAUD Kota Solok melalui Pijar PAUD Kemdikdasmen. Melalui platform tersebut, masyarakat dapat mengetahui berbagai kegiatan dan kiprah Bunda PAUD Kota Solok sekaligus memberikan dukungan dengan mengakses, mengikuti, menyukai, membagikan, dan menyebarluaskan informasi kegiatan. Mari bersama mendukung Bunda PAUD Kota Solok melalui Pijar Bunda PAUD Kota Solok https://paudpedia.kemendikdasmen.go.id/pijarbundapaud/profil/BP-2026-307
Bunda PAUD se-Kota Solok, Kepala Satuan PAUD, dan Pendidik PAUD se-Kota Solok mengikuti Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Kekerasan terhadap Anak (KTA) di Satuan PAUD, Kamis (17/9/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 09.30 WIB hingga selesai ini dilaksanakan di Aula Akmal Room BAPPERIDA Kota Solok dan diikuti dengan didampingi oleh Tim Pokja Bunda PAUD Kota Solok.Kegiatan yang dilaksanakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan, dan Perlindungan Anak Kota Solok ini bertujuan meningkatkan pemahaman kepala satuan dan pendidik PAUD tentang pentingnya pencegahan serta penanganan kekerasan terhadap anak di lingkungan satuan pendidikan. Dalam upaya tersebut, Bunda PAUD Kota Solok turut berperan sebagai penggerak dan penghubung berbagai pihak dalam mendorong terwujudnya layanan PAUD yang aman, nyaman, inklusif, dan ramah anak.Sosialisasi menghadirkan Kak Wanda Leksamana, S.H., M.H., Ketua Yayasan Ruang Anak Dunia, sebagai narasumber. Peserta mendapatkan penguatan mengenai upaya pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap anak, sekaligus pentingnya kolaborasi antara satuan pendidikan, keluarga, pemerintah, dan masyarakat dalam memberikan perlindungan kepada anak sejak dini.Melalui kegiatan ini, Bunda PAUD Kota Solok bersama Tim Pokja, kepala satuan, dan pendidik PAUD memperkuat komitmen untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang bebas dari kekerasan. Sinergi tersebut diharapkan semakin memperkuat upaya perlindungan anak di satuan PAUD serta mendukung tumbuh kembang anak secara optimal dalam lingkungan yang aman dan penuh kasih.
Solok, 9 September 2026 — Pemerintah Kota Solok menyampaikan Edaran Walikota Solok Nomor: B/100.3.4/889/DIDIK-2026 tentang Penyelenggaraan Proses Pembelajaran pada Kondisi Kabut Asap di Lingkungan Pemerintah Kota Solok.20260909175732PEMBERITAHUAN WASPADA KABUT ASAP KOTA SOLOK_page-0001.jpg 690.54 KBEdaran ini menindaklanjuti Surat Edaran Kementerian Lingkungan Hidup Nomor 17 Tahun 2026 dan mempertimbangkan kondisi kualitas udara yang menurun akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (KARHUTLA). Kebijakan tersebut diambil sebagai langkah pencegahan terhadap dampak kabut asap terhadap kesehatan masyarakat, khususnya gangguan pernapasan.Adapun ketentuan penyelenggaraan proses pembelajaran di satuan pendidikan Kota Solok adalah sebagai berikut:1. Satuan Pendidikan PAUDPeserta didik PAUD diliburkan dalam kegiatan belajar mengajar pada tanggal 10 sampai dengan 12 September 2026 dan kembali mengikuti pembelajaran seperti biasa pada 14 September 2026.2. SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MASatuan pendidikan melaksanakan kegiatan belajar mengajar dengan pola Belajar Dari Rumah (BDR) terhitung mulai 10 sampai dengan 12 September 2026 dan kembali melaksanakan pembelajaran seperti biasa pada 14 September 2026.3. Koordinasi dengan Orang TuaPihak sekolah diharapkan berkoordinasi dengan orang tua peserta didik di rumah guna memastikan pelaksanaan Belajar Dari Rumah (BDR) berjalan secara efektif.4. Tugas Kepala Sekolah, Guru, dan Tenaga KependidikanKepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan tetap menjalankan tugas kedinasan, termasuk menyelesaikan administrasi, menyiapkan media pembelajaran, serta tugas lainnya. Selama berada di sekolah, diwajibkan menggunakan masker.5. Dispensasi bagi Guru dan PegawaiKepala sekolah diminta memberikan dispensasi dan kemudahan kepada guru dan pegawai yang sedang hamil dan menyusui sebagai bentuk perlindungan terhadap kesehatan.6. Perubahan KondisiApabila terjadi perubahan situasi dan kondisi, Pemerintah Kota Solok akan menyampaikan pemberitahuan lebih lanjut sesuai perkembangan keadaan.Pemerintah Kota Solok mengimbau seluruh satuan pendidikan, pendidik, tenaga kependidikan, peserta didik, serta orang tua untuk bersama-sama memperhatikan kesehatan dan keselamatan selama kondisi kabut asap berlangsung.Edaran ini ditetapkan di Solok pada tanggal 9 September 2026 dan ditandatangani secara elektronik oleh Wali Kota Solok, Ramadhani Kirana Putra.Dinas Pendidikan Kota Solok Pendidikan Bermutu untuk Semua
Kota Solok — Dinas Pendidikan Kota Solok terus mendorong percepatan pemutakhiran data sarana dan prasarana (sarpras) satuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) melalui Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Upaya ini dilakukan untuk memastikan data pendidikan yang tersaji akurat, lengkap, dan sesuai dengan kondisi riil di satuan pendidikan.Pemutakhiran data sarana dan prasarana menjadi bagian penting dalam mendukung perencanaan dan pengambilan kebijakan di bidang pendidikan. Data yang valid melalui Dapodik dapat menjadi dasar dalam pemetaan kebutuhan satuan PAUD, penyusunan program, hingga penentuan berbagai bentuk dukungan.Dalam kegiatan tersebut, Riko Pratama E selaku narasumber menyampaikan pentingnya peran satuan pendidikan dalam memastikan seluruh data sarana dan prasarana yang diinput ke dalam Dapodik benar-benar menggambarkan kondisi terkini di lapangan.P1295482.webp 1.23 MB“Pemutakhiran data sarana dan prasarana melalui Dapodik harus dilakukan secara teliti dan berkelanjutan. Data yang diinput bukan sekadar administrasi, tetapi menjadi dasar dalam perencanaan pembangunan dan peningkatan mutu layanan pendidikan,” ujar Riko Pratama E.Ia juga menekankan agar satuan PAUD melakukan pengecekan kembali terhadap data sarana dan prasarana yang telah tercatat, serta melakukan pembaruan apabila terdapat perubahan kondisi, penambahan, maupun kekurangan sarana dan prasarana di satuan pendidikan.Percepatan pemutakhiran ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas basis data pendidikan di Kota Solok, khususnya pada jenjang PAUD. Dengan data yang akurat dan mutakhir, Dinas Pendidikan dapat memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai kondisi sarana dan prasarana setiap satuan pendidikan sehingga kebijakan dan program yang dirancang dapat lebih tepat sasaran.Dinas Pendidikan Kota Solok mengimbau seluruh satuan PAUD untuk berperan aktif dalam proses pemutakhiran data Dapodik serta memastikan data yang disampaikan sesuai dengan kondisi sebenarnya. Kolaborasi antara satuan pendidikan dan Dinas Pendidikan menjadi kunci dalam mewujudkan tata kelola data pendidikan yang akurat, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.Pemutakhiran data hari ini menjadi dasar perencanaan pendidikan yang lebih tepat untuk masa depan.