Upacara Hardiknas dan Harkitnas, Wako Solok Sambut Peserta Latsitarda Nusantara

ANNISA PERMATA SARI, S.Psi Selasa, 11 Juli 2023    Dilihat 653 Kali

Wali Kota Solok, Zul Elfian Umar bertindak sebagai inspektur upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) dan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) tahun 2023 di Kota Solok, Sabtu (20/5) pagi.

Upacara yang digelar di Lapangan Merdeka Kota Solok itu turut diikuti oleh Wakil Wali Kota Solok, Ramadhani Kirana Putra, jajaran Forkopimda, serta Kepala OPD lingkup Pemko Solok. Turut bergabung dalam upacara tersebut kontingen Latsitarda Nusantara yang baru saja tiba di Kota Solok, Jumat (19/5) malam.

Dalam amanatnya, Wako Zul Elfian membacakan sambutan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI selaras dengan tema Hardiknas tahun 2023 yaitu Bergerak Bersama Semarakkan Merdeka Belajar.

Program Merdeka Belajar yang telah diluncurkan membawa kita semakin dekat dengan cita-cita luhur Ki Hadjar Dewantara, yaitu pendidikan yang menuntun bakat, minat, dan potensi peserta didik agar mampu mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya sebagai seorang manusia dan sebagai anggota masyarakat.

Anak-anak kita sekarang bisa belajar dengan lebih tenang karena aktivitas pembelajaran mereka dinilai secara lebih holistik oleh gurunya sendiri. Para kepala sekolah dan kepala daerah yang dulu kesulitan memonitor kualitas pendidikannya sekarang dapat menggunakan data Asesmen Nasional di platform Rapor Pendidikan untuk melakukan perbaikan kualitas layanan pendidikan.

Para guru sekarang berlomba-lomba untuk berbagi dan berkarya dengan hadirnya platform Merdeka Belajar. Selain itu, guru-guru yang dulu diikat berbagai peraturan yang kaku sekarang lebih bebas berinovasi di kelas dengan hadirnya Kurikulum Merdeka.

Sejalan dengan Kurikulum Merdeka yang menekankan pembelajaran mendalam untuk mengembangkan karakter dan kompetensi, seleksi masuk perguruan negeri pun sekarang fokus pada mengukur kemampuan literasi dan bernalar.

Pada jenjang perguruan tinggi, mahasiswa yang dulu hanya belajar teori di dalam kelas sekarang bisa melanglang buana mencari pengetahuan dan pengalaman di luar kampus dengan hadirnya program-program Kampus Merdeka.

Dari segi pendanaan, pencarian langsung dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) dan pemanfaatannya yang lebih fleksibel telah memberikan keleluasaan bagi sekolah untuk meningkatkan kualitas belajar.

Dengan perluasan program beasiswa, kesempatan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi sekarang lebih terbuka. Dukungan dana padanan untuk mendanai riset juga telah melahirkan begitu banyak inovasi yang bermula dari kolaborasi.

Selain itu, mekanisme dana yang fleksibel dapat mewadahi gagasan-gagasan kreatif para seniman dan pelaku budaya sehingga mampu menghasilkan karya-karya hebat yang mendukung pemajuan kebudayaan.

Hari Pendidikan Nasional tahun ini adalah waktu yang tepat bagi kita untuk merefleksikan kembali setiap tantangan yang sudah dihadapi, juga setiap langkah berani yang sudah diambil.

Layar yang sudah kita bentangkan jangan sampai terlipat lagi. Kita semua, para tenaga pendidik, dan tenaga kependidikan, seniman dan pelaku budaya, juga peserta didik di seluruh Nusantara, adalah kapten dari kapal besar yang bernama Indonesia ini.

Perjalanan harus kita lanjutkan, perjuangan mesti kita teruskan, agar semua anak bangsa merasakan kemerdekaan yang sebenar-benarnya dalam belajar dan bercita-cita.

“Oleh karena itu, mari kita semarakkan hari ini dengan semangat untuk meneruskan perwujudan Merdeka Belajar, Mendidik Pelajar Pancasila yang cerdas berkarakter, dan membawa Indonesia melompat ke masa depan dengan pendidikan yang memerdekakan. Selamat Hari Pendidikan Nasional,” tutur Wako.

Tahun ini, Indonesia memperingati Hari Kebangkitan Nasional yang ke-115 dengan tema Semangat Untuk Bangkit. Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ini hendaknya tidak hanya dimaknai sebagai seremonial saja. “Guna memahami esensi sejarah Kebangkitan Nasional, mari sejenak kita telaah sisi historis di balik peringatan Hari Kebangkitan Nasional,” kata Wako.

Pada tanggal 20 Mei 1948, Presiden Soekarno menetapkan hari lahirnya perkumpulan Boedi Oetomo sebagai Hari Bangkitnya Nasionalisme Indonesia.

Di masa itu, terdapat ancaman perpecahan antargolongan dan ideologi di tengah perjuangan Indonesia mempertahankan kemerdekaan dari Belanda yang ingin kembali berkuasa. Sehingga, semangat persatuan yang digagas oleh Boedi Oetomo diharapkan menjadi spirit dalam menghimpun kekuatan dan mencegah perpecahan bangsa.

Tujuan didirikannya Boedi Oetomo yang tercetus dalam kongres pertamanya ialah untuk menjamin kehidupan sebagai bangsa yang terhormat dengan fokus pergerakan di bidang pendidikan, pengajaran, dan kebudayaan.

Boedi Oetomo telah meletakkan tiga cita-cita bagi kebangkitan nasional yakni memerdekakan cita-cita kemanusiaan, memajukan nusa dan bangsa, serta mewujudkan kehidupan bangsa yang terhormat dan bermartabat di mata dunia. Kelahiran Boedi Oetomo mempelopori terciptanya organisasi pergerakan di masa selanjutnya seperti Indische Partij, Perhimpunan Indonesia dan Muhammadiyah.

Dalam rangka menyambut kedatangan para peserta Latihan Integrasi Taruna Wreda (Latsitarda) Nusantara yang tahun ini dilakasanakan di beberapa daerah di Provinsi Sumatera Barat dan salah satunya di Kota Solok, Wako mengucapkan selamat datang di Kota Beras Serambi Madinah kepada taruna-taruni, diharapkan mereka cepat berbaur dengan masyarakat Kota Solok.

“Selamat mengabdi kepada 309 peserta Latsitardanus di Kota Solok, semoga segala hal yang direncanakan akan berjalan baik, lancar dan maksimal hasilnya. Serta memberikan kesan bagi para taruna-taruni dan masyarakat Kota Solok,” ucap Wako menutup amanatnya.

Penerimaan peserta Latsitardanus ditandai dengan pemakaian syal batik khas Solok oleh Walikota, Wakil Walikota dan Forkopimpda Kota Solok.

Kegiatan ini dimeriahkan dengan penampilan Randai massal dibawakan pelajar SMP se-Kota Solok dan Tari massal yang dibawakan murid TK se-Kota Solok dengan jumlah lebih dari 1000 peserta.


Sumber : InfoPublikSolok